VFX Foundation Track Part 1: Mengenal Dasar VFX dan Dunia Industrinya Bersama Tami Wijoyo
Mahasiswa Film dan Animasi Telkom University belajar dasar VFX, pipeline studio, dan pengambilan data di lokasi syuting bersama VFX Artist Tami Wijoyo.

Bandung, 16 Oktober 2026 — Program Studi S1 Film dan Animasi Telkom University menggelar VFX Foundation Track Part 1 pada Jumat, 16 Oktober 2026, di Galeri Besar Fakultas Industri Kreatif (FIK) Telkom University. Kegiatan ini merupakan bagian dari ACTION! (Creative Workshop Series) bertema “Level Up Your Creative Skills!” yang dirancang untuk mendekatkan mahasiswa dengan praktik nyata di industri kreatif.
Workshop ini menghadirkan Tami Wijoyo, VFX Artist, sebagai pemateri. Pada poster acara, ia ditampilkan bersama sejumlah film internasional, antara lain Wonka, Sonic the Hedgehog 2, Transformers: Rise of the Beasts, dan Barbie.


VFX Bukan Sekadar Software
Sesi pertama, Introduction to VFX, membuka wawasan mahasiswa tentang apa itu VFX (visual effects) dan mengapa fondasinya penting. Tami menekankan bahwa VFX adalah perpaduan antara kemampuan visual, pemahaman teknis, dan kemampuan memecahkan masalah. Software hanyalah alat; hasil yang meyakinkan lahir dari pemahaman tentang bagaimana sebuah gambar bekerja. Materi ini dilengkapi demonstrasi singkat proses compositing menggunakan software berbasis node.
Mengintip Kehidupan di Studio VFX
Pada sesi kedua, mahasiswa diajak memahami ritme kerja harian, mingguan, dan bulanan di sebuah studio VFX, serta alur produksi atau pipeline yang terbagi ke dalam tiga fase: praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Tami menguraikan tahapan kerjanya satu per satu, mulai dari planning, akuisisi data di lokasi, persiapan shot, matchmove, animasi dan FX, lighting, compositing, hingga review dan delivery, lengkap dengan contoh output di setiap tahap.

Semua Dimulai dari Plate
Sesi ketiga membahas VFX Acquisition & Visual Reference. Mahasiswa mempelajari bahwa plate, yaitu footage dasar yang akan diolah, adalah titik awal setiap pekerjaan VFX. Karena itu, data pendukung perlu dikumpulkan sejak syuting: clean plate, informasi kamera dan lensa, sudut dan perspektif kamera, skala objek, hingga referensi pencahayaan. Tami juga memperkenalkan perangkat untuk merekam kondisi lingkungan, seperti HDRI, chrome ball, grey ball, dan color chart.


Diskusi Interaktif
Sepanjang acara, mahasiswa aktif bertanya dan berdiskusi langsung dengan pemateri, mulai dari teknis pengerjaan shot hingga gambaran karier di industri VFX.

Melalui VFX Foundation Track Part 1, mahasiswa memperoleh fondasi pemahaman yang utuh tentang VFX, dari konsep, cara kerja studio, hingga persiapan teknis di lapangan. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Program Studi S1 Film dan Animasi Telkom University untuk menghadirkan pembelajaran berbasis industri bersama para praktisi. Acara ditutup dengan foto bersama, dan materi berlanjut ke VFX Foundation Track Part 2 pada 30 Oktober 2026.

