Day 2 ACTOUR Jadi Ruang Asistensi, Pitching, dan Apresiasi Karya Mahasiswa Lighting Technique

Day 2 ACTOUR Jadi Ruang Asistensi, Pitching, dan Apresiasi Karya Mahasiswa Lighting Technique

Hari kedua ACTOUR diselenggarakan pada 10 April 2026 di Studio Cinemedia, Telkom University Creative Center. Kegiatan ini menghadirkan sesi khusus bagi mahasiswa Program Studi Film dan Animasi Telkom University yang sedang mengambil mata kuliah Lighting Technique. Berbeda dari hari pertama yang berfokus pada penguatan teori dasar pencahayaan, Day 2 dirancang sebagai ruang praktik, asistensi, dan evaluasi karya secara langsung bersama Yongki Ongestu.

Dalam sesi ini, mahasiswa berkesempatan melakukan asistensi dan pitching bersama Yongki Ongestu untuk merancang video wawancara dokumenter yang menerapkan motivated lighting. Fokus utamanya adalah bagaimana menyusun tata cahaya yang logis, sinematik, dan relevan untuk kebutuhan wawancara dokumenter dengan kualitas visual yang rapi dan profesional.

Melalui sesi pitching, mahasiswa mempresentasikan ide, konsep visual, dan pendekatan lighting yang akan mereka terapkan dalam produksi. Yongki Ongestu kemudian memberikan arahan langsung terkait penempatan sumber cahaya, motivasi visual dalam frame, hingga cara membangun atmosfer wawancara yang kuat namun tetap natural. Sesi ini menjadi pengalaman penting karena mahasiswa tidak hanya belajar menata cahaya, tetapi juga belajar menyusun dan menyampaikan gagasan kreatif secara terstruktur.

Setelah sesi asistensi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di studio. Mahasiswa menerapkan konsep motivated lighting dalam simulasi produksi wawancara dokumenter. Mereka mengatur intensitas cahaya, arah lighting, karakter sumber cahaya, serta komposisi visual agar hasil gambar mendukung narasi dan membangun kesan profesional. Proses praktik ini memberi pengalaman nyata tentang bagaimana teori pencahayaan diterapkan dalam situasi produksi.

Salah satu bagian utama dalam Day 2 ACTOUR adalah sesi screening bersama. Setelah proses produksi selesai, karya mahasiswa diputar dan ditonton bersama di studio. Dalam sesi ini, Yongki Ongestu memberikan penilaian langsung dan masukan terhadap hasil karya mahasiswa, baik dari sisi teknis maupun artistik. Penilaian mencakup ketepatan penggunaan motivated lighting, kualitas visual wawancara, konsistensi konsep, serta kemampuan karya dalam membangun suasana yang sesuai dengan kebutuhan dokumenter.

Tidak hanya sampai pada evaluasi, Day 2 ACTOUR juga menghadirkan sesi pemberian hadiah untuk tiga karya terbaik. Apresiasi ini diberikan kepada kelompok yang dinilai berhasil menghadirkan konsep pencahayaan yang kuat, eksekusi visual yang matang, dan hasil akhir yang paling menonjol selama praktik berlangsung. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan kualitas karya mereka sekaligus menunjukkan bahwa proses belajar di kelas dapat terhubung langsung dengan standar praktik industri.

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang utuh, mulai dari pitching, asistensi, praktik studio, screening, hingga evaluasi dan apresiasi karya. Day 2 ACTOUR menjadi wadah yang memperkuat pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pencahayaan dalam storytelling visual, sekaligus melatih kesiapan mereka dalam menghasilkan karya audiovisual yang lebih terarah dan profesional.

SIDONGOMUNCUL - Realita Tersembunyi

SIDONGOMUNCUL - Kehidupan yang selalu tumpang tindih dan sidongopun muncul dengan membebani banyak sekali kegiatan kepada orang yang masih awam seperti tidak ada kesalahan dan melakukan kerja rodi romusha sedangkan dia tidak melakukan apapun... BEGITULAH SIDONGO MUNCUL!?!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *