
Stormy Studio: Potret Studio Animasi Indonesia yang Berkelanjutan
Stormy Studio di Malang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana studio animasi lokal bisa tumbuh mandiri. Berawal dari Hi Animation dan dipimpin oleh Stormy Yudo Prakoso, studio ini telah berjalan lebih dari 17 tahun. Mereka mengembangkan animasi untuk berbagai klien sekaligus fokus membangun Intelectual Property (IP) sendiri. Tim dari Prodi S1 Film dan Animasi Telkom University berkunjung pada 4 November 2025 untuk melihat langsung bagaimana studio ini mengelola produksi dan menjaga kualitas kerjanya.
Salah satu proyek utama Stormy Studio adalah Minia Tura, sebuah IP lagu anak yang dikembangkan menjadi berbagai konten digital. Mulai dari nursery rhymes berdurasi penuh, potongan video pendek, trailer, kompilasi, sampai karaoke anak. Konten ini disiapkan secara terstruktur setiap minggu. Hasilnya, kanal YouTube Minia Tura kini memiliki lebih dari satu juta subscriber dan menayangkan live 24 jam setiap hari. Minia Tura menjadi bukti bahwa konten anak lokal bisa berkembang luas dengan strategi digital yang tepat.
Dalam produksi animasi 3D, Stormy Studio menggunakan pipeline yang fleksibel. Tahapan umum seperti pra produksi, produksi, dan pasca produksi tetap dijalankan. Namun beberapa langkah dipersingkat untuk efisiensi, misalnya menghilangkan storyboard dan langsung masuk ke layouting untuk menentukan framing. Fleksibilitas ini membuat pekerjaan bisa selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas. Semua proses dikerjakan dengan software open source seperti Blender, Krita, DaVinci Resolve, dan Audacity yang sepenuhnya legal.
Manajemen kerja di studio ini juga menarik. Jam kerja jelas dari pagi sampai sore, tanpa lembur atau over-working. Seluruh aset tersimpan di satu server pusat, dan studio merakit hardware sesuai kebutuhan agar hemat biaya tetapi tetap stabil. Ruangan studio berukuran sekitar 6×5 meter persegi dengan kapasitas hingga 20 orang, namun penataan perangkat dan workflow yang rapi membuat proses produksi berjalan lancar. Mereka juga menggunakan Ubuntu Linux yang dikenal aman dan ringan untuk kebutuhan produksi animasi.
Kunjungan ini menunjukkan bagaimana Stormy Studio menjadi contoh studio animasi independen yang produktif dan berkelanjutan. Mereka menggabungkan kreativitas, teknologi open source, manajemen yang terstruktur, serta strategi digital yang cerdas. Bagi pengetahuan akademik di bidang film dan animasi, Stormy Studio memberikan gambaran jelas bahwa industri animasi Indonesia memiliki peluang besar. Dengan manajemen yang tepat, studio lokal bisa menciptakan karya berkualitas dan bersaing di ranah nasional maupun global.